Showing posts with label Ajaran. Show all posts
Showing posts with label Ajaran. Show all posts

01 November 2015

Mengenal Gereja Calvinis

Dalam kehidupan gereja-gereja Protestan dikenal adanya banyak denominasi (aliran) seperti Calvinis, Lutheran, Mennonite, Anabaptis.

GKI adalah salah satu gereja yang mewarisi tradisi Calvinis. GKI sering disebut sebagai gereja Calvinis.

Apakah artinya?

Gereja-gereja Calvinis adalah gereja-gereja yang mewarisi ajaran-ajaran Johannes Calvin, seorang reformator dari Swiss (1509-1564). Aliran atau denominasi Calvinis lebih sering disebut Reformed atau pun Presbyterian.

31 October 2015

Percakapan Gerejawi dengan yang akan Menikah

Tadi bersama ibu pendeta, aku ikut melakukan percakapan gerejawi dengan sepasang calon suami-istri yang akan diteguhkan pernikahannya di gereja kami. Ini kedua kalinya kami melakukan percakapan gerejawi dalam dua minggu ini. Pekan lalu kami juga mengadakan percakapan gerejawi dengan calon suami-istri lainnya.

Secara umum percakapan gerejawi termasuk dalam percakapan dalam rangka penggembalaan majelis jemaat kepada jemaat. Ada pun percakapan gerejawi dengan anggota yang akan menikah bertujuan untuk "mengadakan pemeriksaan kepada calon mempelai tentang kesiapan calon untuk melangkah ke dalam kehidupan yang baru sebagai suami istri."

Percakapan, sebagaimana layaknya percakapan, tentulah berlangsung dua arah. Namun, agar ia berlangsung dengan lancar sesuai tujuan, ada panduan pertanyaan yang telah disusun untuk dipercakapkan. Dari bercakap-cakap itu kemudian dihasilkan rekomendasi untuk dilaksanakan terkait dengan rencana pernikahan calon.

25 October 2015

Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus

Jack Seymor mendefinisikan pendidikan Kristjiani sebagai “Suatu percakapan untuk kehidupan, suatu pencarian untuk menggunakan sumber-sumber iman dan tradisi-tradisi budaya untuk bergerak ke arah masa depan yang terbuka terhadap keadilan dan pengharapan.  Pendidikan Kristiani bukan sekadar mengajarkan dan menghafalkan serta mengulang-ulang statement atau kalimat-kalimat pernyataan iman dari orang-orang Kristen abad lamapu, menghafal ayat-ayat dan cerita-cerita Alkitab. Pendidikan Kristiani mempertemukan sumber-sumber iman (Alkitab, Ajaran dan tradisi gereja) dengan tradisi budaya (tidak hanya budaya suku-suku, tapi cara hidup atau budaya masa kini), untuk melakukan pembaharuan ke arah masa depan yang lebih sesuai dengan pemerintahan Allah.

13 September 2015

Bapa Gereja Yohanes Krisostomus

Setiap tanggal 13 September seperti hari ini, gereja-gereja Barat (termasuk Gereja Katolik Roma, Gereja Inggris, dan Gereja Lutheran) mengadakan peringatan bagi Yohanes Krisostomus dalam ritus Latin.

Siapa Yohanes Krisostomus?

Ia adalah salah satu Bapa Gereja. Dalam sejarah gereja kita mengenal banyak tokoh yang disebut Bapa Gereja, yakni para teolog dan filsuf yang hidup pada awal era Gereja Kristen. Mereka adalah orang-orang yang memberikan pengaruh bagi perkembangan gereja-gereja di dunia.

01 February 2015

Gerakan Kharismatik

Gerakan Kharismatik dikenal juga dengan nama Pembaruan Kharismatik (Charismatic Renewal). Dari
Bahasa Yunani Charismata, artinya karunia-karunia Roh. Kharismatik bukan suatu gereja melainkan gerakan atau aliran yang banyak persamaannya dengan gereja Pentakosta.

Muncul menyebar secara luas pada tahun 1960-an, persiapannya sudah terlihat pada 1940-an. Gerakan ini timbul sebagai reaksi terhadap gereja yang mapan dan melembaga sehingga dianggap kurang dinamis.

Ada tiga periode perkembangan kharismatik: periode pertama (1960-1967) melanda gereja protestan. Periode kedua (1967-1977) melanda gereja katolik. Periode ketiga (1977-seterusnya) masa konsolidasi. Pada periode ini Kharismatik bergerak melalui wadah-wadah perhimpunan kharismatik. Televisi juga
mulai digunakan.

Plus-Minus Gerakan Kharismatik

Gerakan Kharismatik bersifat fleksibel dan inovatif terutama dalam manajemen dan bentuk-bentuk ibadah. Ia memberi kesadaran baru pada  gereja-gereja yang sudah mapan, yang  cenderung kaku dan lebih mementingkan rasio.

Kelemahananya adalah Gerakan Kharismatik sangat menekankan pengalaman rohani pribadi dari setiap orang yang bersifat subyektif. Hal ini membuat orang jatuh dalam sikap menormatifkan pengalaman subyektif tersebut. Artinya pengalaman seseorang dijadikan tolok ukur bagi orang lain. Seolah-olah setiap orang harus memiliki pengalaman rohani yang sama seperti yang dimiliki pemimpinnya.

Hal ini berisiko terjatuh kepada hyper-individualisme yaitu keadaan dimana individu menjadi sangat kurang peka terhadap pergumuman sesama.

Penekanan pada sikap individual yang berlebihan  membuat gereja mudah terpecah dan rentan penyalah-gunaan wewenang. Kreativitas dan inovasi yang terlalu cepat di Gerakan Kharismatik juga sering memunculkan inkonsistensi dalam ajaran dan kebijakan pastoral.


Bagaimana sikap GKI terhadap Gerakan Kharismatik?

Tentu akan sangat baik apabila semua gereja, apapun denominasi atau alirannya bisa saling menghargai sebagai satu kesatuan tubuh Kristus. Dialog tanpa rasa curiga sangat penting.

(Disajikan pada Seri Pembinaan Warta Jemaat GKI Sarua Indah 1 Februari 2015. Dipetik dari www.suplemengki.com)

25 January 2015

Imlek dan Iman Kristen

Tanya: Apakah orang Kristen boleh merayakan Imlek?

Jawab: Kita mengetahui bahwa ada dua aspek budaya dalam perayaan Imlek, yaitu pertama sebagai budaya sosial dan kedua sebagai budaya religi. Sebagai budaya sosial, kita melihat Imlek dirayakan sebagai tahun baru menyambut musim semi dan mulai menanam padi dalam konteks kehidupan sosial masyarkat agraris dimana diadakan perayaan bersama yang dihadiri segenap keluarga maupun bagsa. Dalam hal ini tentu tidak ada salahnya kalau seorang beriman Kristen ikut merayakan Imlek bersama keluarganya.

18 January 2015

Votum, Apa Itu?

Di setiap ibadah Minggu pendeta atau pemimpin ibadah selalu memulainya dengan Votum. Apa sesungguhnya arti dan fungsi Votum dalam ibadah?

07 December 2014

Menikmati Liturgi GKI


Bagaimana menikmati liturgi GKI sehingga ibadah terasa menjadi berkat bukan hanya bagi setiap pribadi tetapi juga bagi jemaat sebagai komunitas?

30 November 2014

Tenggelam dalam Adven


Minggu-minggu Adven adalah empat hari Minggu sebelum 25 Desember Desember. Masa Adven dihayati sebagai masa penantian yang penuh pengharapan dan kerinduan akan kedatangan Yesus Kristus, Sang Penebus.

23 November 2014

Allah Plinplan?

Foto:dramascristianos.blogspot.com
Tanya: Apakah nasib manusia bisa berubah?
Jawab:
Ya nasib bisa berubah. Mungkin manusia sendiri tidak mempunyai kuasa atau kemampuan untuk mengubahnya, tapi kita tidak dikuasai oleh nasib. Orang Kristen tidak boleh menjadi orang fatalis, menyerah pada nasib, seolah-olah nasib itu tidak bisa berubah dan tidak bisa diubah oleh karena itu tidak berbuat apa-apa untuk mengubah nasib. Nasib bisa berubah. Orang yang percaya pada Tuhan adalah orang yang selalu berpengharapan. Artinya keadaan apa pun yang tampaknya sudah tidak bisa diubah sama sekali tetapi percaya bahwa Tuhan bisa mengubahnya.

02 November 2014

Percakapan tentang Sejarah GKI

Kemarin kami merasa beruntung sekali mendapat kesempatan mendapatkan narasumber Pdt Dr. Lazarus Purwanto, mantan Sekjen Gereja Kristen Indonesia (GKI), dalam program pembinaan penatua/calon penatua di sekretariat gereja kami, di Sarua, Ciputat. Kami antara lain mendapat pengajaran dan pencerahan tentang sejarah GKI yang sangat berliku dan unik karena dijelaskan dalam konteks sejarah gereja di muka bumi ini.

Pengakuan Iman Rasuli?

Mengapa Kita Mengucapkan Pengakuan Iman Rasuli?

Pengakuan Iman merupakan ikrar atau tekad iman kepada Tuhan. Ia adalah ungkapan pribadi dan perwujudan tanggung jawab iman di hadapan Allah. Pengakuan Iman dilakukan dalam rangka mewujudkan penghormatan dan ibadah kepada Tuhan. Melalui Pengakuan Iman kita juga bersaksi memperdengarkan kebenaran dan kehendak Allah.

13 October 2014

Sulit Cari Keluarga Ideal di Alkitab

Sulit Mencari Keluarga Ideal di Alkitab. Tentu kita berharap akan menjumpai kisah-kisah keluarga yang baik dan dapat menjadi teladan di Alkitab. Tetapi sayangnya, sejak awal, dalam kisah penciptaan, Alkitab justru menyaksikan sebuah kisah keluarga yang jauh dari harapan kita.

09 September 2014

Alasan Memilih GKI

Ini adalah official picture dari Persidangan XIII Majelis Klasis GKI Klasis Jakarta II di Hotel Santika Premiere Bintaro, 11-12 Juli lalu. Baru tadi saya dapat setelah browsing dan akhirnya berlabuh di web GKI Jateng. Bila banyak sekali diantara kami yang mengacungkan dua jari, itu bukan karena sebagian besar kami memang pendukung Jokowi (itu tidak mungkin ditutup-tutupi. Bahkan Pdt Rudianto Djajakartika dalam khotbah pembuka, menyebut Jokowi sebagai contoh orang yang menjadikan kesederhanaan bukan sekadar pengajaran tetapi perilaku dan gaya hidup). Simbol dua jari pada foto ini lebih sebagai simbol Klasis Jakarta 2.

31 August 2014

Tentang Katekisasi


Bersama katekisan GKISI 2014
Bahasa Yunani mengenal kata kerja Katekhein, yang merupakan asal dari kata Katekese atau yang kita kenal sebagai Katekisasi. Artinya ialah memberitakan, memberitahukan, mengajar dan memberi pengajaran.

Dalam Perjanjian Baru, antara lain pada Lukas 1:4; Kisah Para Rasul 18:25, 21:21, 24; Roma 2:17-18,1; Korintus 14-19 ; dan Galatia 6:6, kita mendapati pengertian Katekhein sebagai suatu pengajaran yang tidak hanya menekankan pemahaman intelektualitas belaka, melainkan lebih dalam lagi kepada  pemahaman praktis. Lewat katekisasi peserta dibimbing supaya melakukan apa yang diajarkan kepadanya.

10 August 2014

Simbol Allah

Foto: gracedyer.com
Dengan simbol apakah orang Kristen menggambarkan Allah?

Untuk menggambarkan Yesus Kristus dan Roh Kudus, orang Kristen umumnya sudah akrab dengan simbol salib dan burung merpati. Tetapi bagaimana dengan Allah Bapa? Dengan lambang apakah orang Kristen menggambarkannya?

22 June 2014

Jemaat Mula-mula

Jemaat Kristen perdana merupakan kelompok kecil di tengah mayoritas Yahudi. Jemaat pertama Yerusalem bukan terdiri dari orang-orang berpengaruh, yang berstatus sosial tinggi. Terbanyak dari mereka adalah orang-orang sederhana dan miskin.

Sering mereka berasal dari tempat lain, tetapi dengan menerima agama Kristen, mereka harus meninggalkan tempat asal mereka dan tergabung sebagai jemaat di Yerusalem. Perpindahan ini sering berarti pula bahwa mereka mesti meninggalkan pegangan hidup mereka, rumah dan ladang mereka. Mereka dengan sulit menunjang hidup sendiri. Mereka jadi bergantung pada jemaat dan hanya dapat berharap pada kedermawanan anggota jemaat yang dilihat sebagai saudara.

Iman menghasilkan kasih dan kasih konkret menyata dalam kerelaan untuk saling membantu dalam kesusahan. Di sini kekuatan jemaat terletak dalam spontanitas Kristen yang masih kuat, kerelaan untuk membantu dan tidak dipaksakan oleh sistem atau idelologi (Kis 4:36).

Dalam Kis 16:15 dst diceritakan bahwa Lidia penjual kain ungu dari Tiatira menawarkan rumahnya sebagai tempat tumpangan dan tempat doa bagi Paulus dan rekan-rekannya. Juga Simon penyamak kulit memberikan tumpangan kepada Petrus (Kis 9:34).

Kedermawanan menampak dalam sikap rela menerima tamu. Semua masih sederhana, kelompoknya kecil, mereka saling mengenal dan saling membutuhkan. Cara Kristiani sejati untuk mengatasi kesenjangan itu ialah bukan dengan ‘membagi’ melainkan dengan ‘berbagi,’ dengan menunjukkan sikap solider, setia kawan satu dengan yang lain.

Dalam pidato perpisahan Paulus dengan para penatua di Miletus, ia mendorong dan mengajak mereka untuk membantu mereka yang berkekurangan dengan kerja keras dan tangan sendiri. Paulus menekankan pula kerja keras dengan tangan sendiri. Solidaritas tak boleh mengaburkan kerja keras setiap orang. Tidak menjadi beban dengan kebersamaan dalam jemaat. Tetapi dengan itu pula orang bisa membantu orang lain.

(Disajikan sebagai Seri Pembinaan pada Warta Jemaat GKI Sarua Indah, 22 Juni 2014. Dikutip dari “Bercermin tentang Gerakan Sister Church dari Jemaat Pertama,” esai Pdt Samuel Adi Perdana, Sekum BPMSW Sinode GKI Jateng, pada Majalah Mitra GK, edisi Juli-Desember 2013, hal 36-37).

15 June 2014

Berjumpa Tuhan melalui Liturgi

Foto:mcitl.blogspot.com
Kata Liturgi berasal dari Bahasa Yunani leitourgia. Akar katanya adalah ergon yang berarti karya dan leitos (kata sifat dari kata benda laos) yang artinya bangsa atau rakyat. Dalam pengertian umum liturgi adalah karya pelayanan dari rakyat untuk rakyat.

31 May 2014

Percakapan Gerejawi Katekisan


sepanjang pagi dan siang tadi, untuk pertama kalinya aku turut dalam tim yang melakukan percakapan gerejawi dengan empat katekisan (calon anggota sidi) di gereja kami gki sarua indah. selama dua tahun mereka telah dibimbing oleh pdt yerusa agustina maria (pada foto, beliau duduk di tengah diapit oleh keempat katekisan).

08 April 2014

Mertua vs Menantu

Foto:dianasymons.com
tadi sore topik pemahaman alkitab (pa) komisi dewasa di gereja kami cukup provokatif: mertua vs menantu. topik ini dibicarakan lewat kisah naomi dan rut, kisah di alkitab yg sudah sangat terkenal.

tadi sore aku bertugas menjadi majelis pendamping, mengawal pdt yerusa maria yang memimpin acara pa. pembawa acara adalah ibu leny hutapea, perempuan perkasa yang sehari-hari bersama suaminya mengelola jasa tambal ban di dekat gerbang kompleks tempat gereja kami berada.